Aktivitas Tidur Pada Bayi

Aktivitas Tidur Pada Bayi

Ada enam tahap tidur dan bangun yang telah diidentifikasikan pada bayi yaitu :

  1. Tidur yang dalam
  2. Tidur ringan
  3. Mengantuk
  4. Bangun tenang
  5. Bangun aktif
  6. Menangis

Meskipun masing-masing tahapan mempunyai karakteristik khusus, cara bayi berganti dari satu tahap ke tahap lainnya bervariasi. Beberapa dari bayi melakukan pergantian secara perlahan-lahan dari satu tahap ke tahap lain, sementara bayi lainnya melakukan perubahan yang mendadak. Benerapa dari bayi lebih banyak menghabiskan waktu tidur nyenyak dan tidur tenang atau menangis hal ini disebabkan kepribadian dari masing-masing bayi. Kemampuan untuk mengidentifikasi tahapan bayi akan membantu Anda dalam memberikan perawatan yang tepat.

Aktifitas-Tidur-Bayi
Aktifitas-Tidur-Bayi

Tahapan Tidur

Tidur nyenyak. Pada tahap ini bayi akan sangat diam dan releks, pernapasannyapun akan berirama. kadang-kadang bayi berkedut atau membuat gerakan menghisap dengan bibirnya, tetapi jarang terbangun.

Tidur ringan. Pada keadaan tidur seperti ini yang paling umum ditemukan pada bayi yang baru lahir. Mata bayi akan tertutup, tetapi bergerak-gerak di balik kelopak matanya. Pada tahap tidur ringan bayi akan bergerak, membuat tangisan yang singkat, menghisap, atau tersenyum, pernapasan bayi tidak teratur. Bayi akan memberi respon terhadap suara dan rangsangan. kadang-kadang ia terbangun dalam keadaan mengantuk.

Tahapan Bangun

Mengantuk. Pada tahapan mengantuk bayi memiliki tingkat aktivitas yang bervariasi dan ia kadang-kadang terkejut. kelopak matanya terasa berat membuka dan menutup dalam waktu yang singkat, kehilangan fokus atau nampak juling.

Bangun Tenang. tahapan ini adalah tahap yang paling menyenangkan dan berharga untuk para orang tua, bayi anda akan terbaring diam dan memandangi anda dengan mata yang lebar, jernih, dan tenang. Ia bernafas secara teratur dan secara atentif memusatkan perhatian dan pada apa yang ia lihat dan ia dengar.

Bangun Aktif. Pada tahap ini bayi akan merasa lapar, lelah, menangis, dan terlalu banyak digendong akan mudah mempengaruhi bayi.

Menangis. Bayi yang menangis merupakan masalah bagi sebagian orang tua, Kadang-kadang tangisan merupakan mekanisme pelepasan jika ia merasa lelah, sakit, kembung, frustasi, basah, dingin, terlalu panas, atau kesepian.


(Visited 55 times, 1 visits today)