Bayi Cegukan

Bayi Cegukan, Berbahayakah ?


Semua orang pasti pernah mengalami apa itu yang dinamakan “Cegukan”. Cegukan adalah kontraksi diagframa yang kuat, diagframa adalah sekat yang memisahkan rongga dada dan perut. Sehingga terjadi gerakan menarik napas secara tiba-tiba yang kemudian diikuti dengan menutupnya  katup saluran pernafasan (epiglottis).

Namun bagaimana jika “Bayi yang Cegukan”. Cegukan pada bayi adalah sebuah refleks yang normal dan bukan merupakan tanda  adanya penyakit atau apapun. Semua bayi mungkin bisa mengalami cegukan, bahkan bayi dalam kandunganpun bisa mengalami cegukan. Beberapa dokter anak terkemuka berkeyakinan bahwa cegukan bayi biasanya disebabkan oleh menyusui (ASI, susu formula atau makanan lain), serta penurunan suhu yang membuat bayi kedinginan mungkin bisa juga sebagai penyebab seorang bayi cegukan. Cegukan dianggap tidak berbahaya kecuali keadaan tersebut terbukti cukup mampu untuk mengganggu pada saat dia  makan dan tidur.

Mengatasi Cegukan Pada Bayi


Pada saat bayi anda cegukan mungkin hal yang bisa anda lakukan adalah menunggunya sampai cegukan tersebut hilang dengan sendirinya. Namun beberapa orang tua sering melakukan hal berikut ini untuk mengurangi cegukan pada bayi :

  1. Memberinya 1 atau 2  sendok air hangat.
  2. Memberinya ASI.
  3. Mengelus dada atau punggung bayi secara perlahan, hal ini untuk membuat bayi merasa nyaman dan mengurangi kerewelannya.
  4. Menyendawakan bayi setelah menyusui mungkin dapat mengurangi frekuensi dari cegukan pada bayi.
  5. Anda bisa memeriksakannya ke Dokter apabila frekuensi cegukannya tidak kunjung hilang dalam tempo waktu yang cukup lama atau lebih dari 1 jam.

Untuk bayi yang baru mulai mendapatkan MP-ASI pertamanya, harap diperhatikan pola makannya karena pola makan yang salah mungkin bisa memicu terjadinya cegukan pada bayi.  Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan pada saaat memberikan makanan pendamping ASI untuk si kecil:

  1.  Berikanlah makanan secara perlahan sedikit demi sedikit
  2. Tenang dan tidak perlu terburu-buru menyuapkan makanan pada si kecil
  3. Jangan pernah memaksakan apabila sang bayi sudah merasa kenyang


Bunda, jangan lupa SHARE terus artikel ini jika dirasa bermanfaat, dan supaya manfaatnya tidak berhenti sampai disini saja. Dan semoga buah hati kesayangan bunda semua selalu diberikan kesehatan, AMIN.

Related Posts:

This entry was posted in Kesehatan Bayi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.