Bayi Prematur – Apa Itu Bayi Prematur & Apa Penyebabnya

Apa itu bayi prematur, dan apa definisinya hingga seorang bayi bisa dikatakan terlahir prematur. Lalu apakah benar seorang bayi yang terlahir prematur memiliki resiko gangguan kesehatan yang lebih besar jika dibandingkan bayi yang terlahir normal.

Nah untuk dapat menjawabnya, bayi7.com sudah mengumpulkan beberapa informasi penting mengenai bayi prematur yang mudah-mudahan bisa membuka wawasan kita semua. Beberapa point diantaranya adalah:

  • Pengertian bayi prematur
  • Penyebab bayi terlahir prematur
  • Perawatan bayi yang terlahir prematur
  • Apakah kelahiran bayi prematur bisa dicegah

Pengertian Bayi Prematur

Bayi Prematur atau yang disebut dengan istilah preemies atau premmies adalah bayi yang terlahir dimana usia atau lama masa kehamilan kurang dari 37 minggu. Kondisi ini juga sering disebut dengan istilah Preterm birth atau kelahiran prematur, dimana biasanya normalnya kehamilan berlangsung sekitar 40 minggu.

Bayi Prematur
Bayi Prematur
Image illustration credit: www.flickr.com/photos/ceejayoz/3579010939/

Menurut data WHO tahun 2015, kelahiran prematur adalah masalah global dan bisa terjadi dinegara mana saja. Sekitar 15 juta bayi dilahirkan prematur setiap tahunnya, itu artinya 1 dari 10 bayi yang lahir di seluruh dunia terlahir prematur. Who mencatat, 60% dari data ini berasal dari wilayah di Afrika sub-Sahara dan Asia Selatan.

Memiliki bayi yang terlahir prematur tentu membuat para orang tua merasa khawatir. Hal ini tentu sangat beralasan karena bayi yang lahir terlalu dini (premature) sering kali harus mendapatkan perhatian ekstra karena memiliki resiko masalah kesehatan yang sangat besar.

Bayi prematur biasanya dirawat di dalam sebuah tabung khusus bernama tabung inkubator. Tabung ini biasanya memiliki alat-alat khusus yang bisa digunakan oleh tenaga medis untuk memantau kondisi sang bayi setiap waktunya.

Penyebab Bayi Prematur

Seringkali, penyebab spesifik dari kelahiran bayi prematur tidaklah jelas. Namun diketahui ada beberapa faktor yang mungkin bisa mengakibatkan resiko kelahiran prematur ini menjadi tinggi. Seperti yang dikutip dari mayoclinic.org berikut ini:

  • Memiliki kelahiran prematur sebelumnya
  • Kehamilan dengan bayi kembar, kembar tiga atau kelipatan lainnya
  • Jarak kehamilan yang terlalu pendek atau dekat dari waktu melahirkan sebelumnya
  • Hamil melalui fertilisasi in vitro
  • Masalah dengan rahim, leher rahim atau plasenta
  • Merokok atau penggunaan obat-obatan terlarang
  • Terkena/terjadi infeksi, terutama cairan ketuban dan saluran genital bawah
  • Terkena kondisi kronis, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes
  • Peristiwa kehidupan yang menegangkan, seperti kematian orang yang dicintai atau kekerasan dalam rumah tangga
  • Sering keguguran atau aborsi
  • Cedera fisik atau trauma

Perawatan Bayi Prematur

 INKUBATOR BAYI atau NICU - Neonatal intensive care unit
INKUBATOR BAYI atau NICU – Neonatal intensive care unit

Perawatan Bayi prematur memang harus sedikit harus lebih ekstra, dan biasanya bayi yang terlahir prematur harus ditempatkan di dalam tabung inkubator atau Neonatal Intensive Care Unit (NICU) atau yang lebih dikenal dengan ICU khusus untuk bayi bayi yang terlahir prematur.

Bayi yang masuk ke NICU diawasi dengan ketat terhadap infeksi dan perubahan pernapasan dan detak jantung. Sampai mereka dapat mempertahankan panas tubuh mereka, mereka akan tetap hangat di tempat tidur khusus yang disebut isolettes.

Mereka biasanya makan melalui vena (intravena), tergantung pada kondisi mereka. Tabung makan berlangsung sampai bayi mampu bernapas, menghisap, menelan, menyusui dengan payudara atau botol.

Bayi yang sakit dan terlahir sangat prematur membutuhkan perawatan khusus, tergantung pada masalah medis apa yang mereka miliki. Mereka yang membutuhkan bantuan pernapasan dibantu dengan selang oksigen atau mesin, yang disebut ventilator, udara yang bergerak masuk dan keluar dari paru-paru. Beberapa bayi membutuhkan obat, dan jangan lupa ASI diberikan guna perlindungan ekstra dari infeksi. Anda dapat memompa ASI dan membawanya ke rumah sakit untuk bayi Anda.

Mengapa melahirkan bayi prematur bereksiko lebih tinggi mendapatkan masalah kesehatan

Ketika bayi lahir terlalu dini, organ utamanya tidak sepenuhnya terbentuk. Hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti:

  • Bayi yang lahir lebih dekat ke 32 minggu (lebih dari 7 bulan) mungkin tidak dapat untuk makan, bernapas, atau menghangatkan tubuhnya sendiri. Namun setelah bayi-bayi memiliki waktu untuk tumbuh, kebanyakan dari mereka dapat meninggalkan rumah sakit.
  • Bayi yang lahir lebih awal dari 26 minggu (hanya di bawah 6 bulan) adalah yang paling mungkin memiliki masalah serius. Jika bayi lahir sangat kecil atau sakit, Anda mungkin menghadapi keputusan sulit tentang pengobatan.

Pencegahan Dari Kelahiran Bayi Prematur

Salah satu langkah paling penting untuk mencegah prematuritas adalah dengan menerima perawatan kehamilan sedini mungkin hingga sampai sang bayi lahir.

Perawatan kehamilan dini sangat baik mengurangi resksiko kemungkinan terjadinya kelahiran prematur. Persalinan prematur kadang-kadang dapat diobati atau ditunda oleh obat yang menghambat kontraksi rahim.

Jadi, mulai saat ini selalu jaga dan rawatlah kehamilan anda dengan memberikan asupan gizi dan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan. Akhir kata, semoga informasi mengenai Bayi Prematur ini bermanfaat untuk Sahabat semua.


(Visited 894 times, 1 visits today)