Bermain Memberikan Pengaruh Positif Bagi Perkembangan Anak

Bermain Memberikan Pengaruh Positif Bagi Perkembangan Anak

Dunia anak dan juga permainan memang tidak dapat dipisahkan, keduanya saling mengisi dan berkesinambungan untuk memberikan pengaruh positif  bagi perkembangan anak, karena dengan melakukan kegiatan bermain anak dapat belajar mengenai banyak hal, seperti perkembangan kognitif, sosial, komunikasi bahasa, disiplin dan motorik.

Dengan bermain merupakan tahap awal dari proses pembelajaran pada anak, jadi kegiatan bermain bisa menjadi salah satu sarana untuk mempelajari sesuatu yang baru, menarik dan sekaligus menyenangkan.

Ada banyak jenis kegiatan bermain untuk anak-anak tapi sebaiknya orang tua memilih kegiatan bermain yang tepat dan juga sesuai dengan usia sang anak agar sang anak tidak mudah frustasi dan patah semangat. Kegiatan bermain yang aktif yaitu kegiatan yang memberikan kesenangan dan kepuasan kepada anak melalui aktifitas yang mereka lakukan sendiri, sedangkan bermain yang pasif yaitu kegiatan bermain yang tidak terlalu banyak yang melibatkan kegiatan fisik dan bukan berdasarkan kegiatan yang dilakukan sendiri seperti menonton televisi.

Para orang tua sebaiknya memilih kegiatan dan selektif dalam memilih mainan yang sesuai dengan usai anak agar tidak membuat anak frustasi, misalnya bayi tertarik dengan mainan yang bergerak dan memilki bunyi atau suara, jadi ajaklah bayi anda bermain menggunakan mainan yang bersuara dengan menggoyangkan mainan sehingga menstimulasi mereka. Semakin bertambahnya usia maka mainannya pun akan berbeda ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan dari bayi anda.

Orang tua harus bisa mengoptimalkan kegiatan bermain anak dan dapat memilih mainan yang digunakan oleh anak sehingga dapat menstimulasi dan menarik minat sang anak, misalnya memilih alat permainan yang sifatnya edukatif dan dapat digunakan secara terampil sesuai dengan pemikirannya.

Berikut ini adalah beberapa mainan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perkembangan bayi anda berdasarkan usianya, yaitu:

Lahir hingga usia 4 bulan

  • Cobalah untuk membacakan cerita atau mendongeng agar anak anda dapat memperhatikan gerakan wajah anda.
  • Berikanlah mainan yang bisa dilihat oleh bayi anda.
  • Menyanyikan lagu anak-anak untuk membuat anak anda menjadi senang.

Usia 4 hingga 6 bulan Memberikan anak anda boneka.

  • Memainkan musik dengan nada yang berbeda.
  • Membacakan buku yang ada gambarnya sehingga menarik perhatian anak anda.
  • Memperkenalkan anak anda dengan mainan yang memiliki tekstur yang berbeda-beda untuk menstimulasi sensorik dan panca indranya perabanya.

Usia 6 hingga 18 bulan.

  • Berkomunikasi verbal dengan cara berbicara menggunakan intonasi yang berbeda-beda.
  • Membawa anak anda bermain ke tempat yang baru dan bertemu dengan orang-orang sekitar.
  • Bernyanyi bersama anak anda.

Usia 18 gingga 24 bulan.

  • Bermain dengan benda yang memiliki berbagai warna dan bentuk sehingga anak bisa menghapalnya.
  • Mengenalkan anak dengan berbagai bentuk alat tulis dan alat untuk menggambar.
  • Membacakan dongeng bersama anak.
  • Mulailah ajak bermain peran atau sandiwara dengan anak anda seperti dokter-dokteran.

Usia 24 hingga 36 bulan.

  • Membaca buku cerita bersama-sama dengan anak anda.
  • Bermain bola, atau mangajak anak anda untuk berolahraga.
  • Mengajak anak anda bermain di luar ruangan.

Usia 3 hingga 5 tahun.

  • Membiarkan anak anda bermain dengan temannya sehingga dapat berkomunikasi dengan orang lain.
  • Membatasi anak untuk menonton televisi.
  • Memberikan anak anda buku dongeng untuk mengembangkan kosa kata anak anda.


(Visited 33 times, 1 visits today)