Cara Menyimpan ASI

TIPS CARA MENYIMPAN ASI HASIL POMPA

Cara Menyimpan ASI


Buat Bunda yang sibuk dengan urusannya atau mungkin sibuk dengan urusan kerjanya, mungkin tips ini bermanfaat untuk Bunda. Tips ini tentang bagaimana cara menyimpan ASI atau tips Penyimpanan ASI supaya awet dan dapat diberikan untuk sang buah hati, pada saat Anda sedang tidak berada dirumah atau tidak dapat menyusuinya dan memberinya ASI secara langsung.

Beberapa point yang bisa Bunda lakukan tentang tata cara menyimpan ASI adalah sebagai berikut :

  • Tips cara menyimpan ASI yang pertama adalah simpanlah ASI dalam botol yang sudah disterilkan terlebih dahulu, bisa dengan direndam dalam air panas.
  • Gunakanlah botol gelas atau kaca untuk menyimpan ASI.
  • Sebaiknya Bunda menghindari botol yang berwarna atau didinding botolnya terdapat gambar, ditakutkan cat gambarnya meleleh atau luntur terkena panas, sehingga bisa mengkontaminasi ASI dalam botol.
  • Jika tidak ada pilihan lain sehingga Bunda harus menggunakan botol plastik maka, pastikan botol tahan panas dan kuat, biasanya untuk botol plastik yang aman dibawahnya suka ada logo sendok garpu.
  • Pastikan botol kedap udara atau tertutup dengan sangat rapat, hal ini berguna agar ASI tidak cepat basi karena terkena udara dari luar.
  • Jika Bunda ingin menggabung ASI dengan yang sudah ada maka, usahakan botol dalam suhu yang sama 0 – 15 derajat celcius. Namun tetap lebih baik jika di simpan dalam botol yang berbeda tiap kali memerah ASI.
  • Dan tips cara menyimpan ASI yang terakhir adalah jika ASI yang tersimpan dalam botol jumlahnya lebih dari 1 atau 2 maka, cara terbaik adalah menempel label yang di tulisi jam berpa dan hari apa ASI tersebut di perah/dipompa. Sehingga ASI tidak basi karena terlalu lama disimpan, ingat  FIRST IN FIRST OUT.

TIPS CARA MEMERAH / MEMOMPA ASI

Cara Memerah ASI


Jangan biarkan pekerjaan sebagai  alat pemberi jarak antara kasih sayang Bunda dengan sikecil, jangan pernah hentikan pemberian ASI secara eksklusif selama paling sedikit 6 bulan untuk bayi Anda, meskipun cuti hamil terkadang terbilang sangat singkat atau hanya 1 sampai 2 bulan saja.

Dengan memiliki pengetahuan yang benar tentang tatacara menyusui, perlengkapan memompa/memerah ASI dan dukungan lingkungan tempat Bunda bekerja maka Bunda yang sibuk bekerja tetap dapat memberikan ASI secara eksklusif untuk buah hatinya yang berada di rumah.
Untuk Bunda  yang bekerja, berikut beberapa tips memerah/memompa ASI :

  • Bunda pasti lebih tahu kapan payudara dalam keadaan paling penuh terisi, pada umumnya terjadi pada pagi hari.
  • Memerah atau memompa ASI secara teratur dapat menjadikan produksi ASI semakin lancar dan tetap terjaga, biasanya dilakukan 3-4 jam sekali.
  • Senantiasa untuk mensterilkan alat yang akan digunakan untuk memerah susu, baik itu tempat ASI atau alat pemerah ASI nya.
  • Bunda dapat memilih tempat yang nyaman dan tenang saat memerah ASI. Lakukan dengan santai dan tidak tegang.
  • Segelas air sangat disarankan sebelum memulai memerah ASI yaitu untuk menstimulasi payudara.
  • Bakteri bisa saja menempel pada tangan Bunda, jadi bersihkan terlebih dahulu tangan menggunakan sabun lalu bilas sampai bersih.
  • Lakukan perawatan payudara secara rutin.

Berapa Lama ASI dapat disimpan ? Simak info berikut ini.


Menurut Depkes tahun 2001 tentang bagaimana cara menyimpan ASI di rumah adalah sebagai berikut:

  • ASI yang disimpan di udara kamar/luar akan tahan kira-kira 6 sampai 8 jam pada suhu 26° C atau lebih rendah.
  • ASI yang disimpan di dalam termos es yang berisi es batu bisa tahan sampai 24 jam.
  • ASI yang Bunda simpan di lemari es di tempat buah dibagian paling dalam, dimana tempat terdingin tahan 23 x 24 jam (4°C atau lebih rendah)
  • ASI yang disimpan di freezer yakni lemari es dengan satu pintu, tahan kira-kira 2 minggu.
  • ASI yang disimpan di freezer yang mempunyai pintu terpisah sendiri tahan sampai 3 bulan.
  • ASI yang disimpan di deep freezer (-18°C atau lebih rendah) akan tahan sampai 6 -12 bulan.

Sebelum diberikan pada buah hati kita maka, Bunda dapat menghangatkan dahulu ASI yang terdapat pada botol ASI tersebut dalam mangkuk yang berisi air hangat selama kira-kira 15 menit. INGAT jangan langsung dihangatkan diatas api, karena  bisa menyebabkan beberapa zat kekebalan tubuh dan enzim penting bisa berkurang. Namun usahakanlah untuk tetap memberikan ASI secara langsung, karena bagaimanapun ASI yang segar tentu jauh lebih baik untuk si kecil.


Baca Juga Artikel
ASI dan Manfaatnya
Kandungan ASI
Asi Eksklusif & Manfaatnya
Makanan Pendamping ASI
Tips Cara Memperbanyak ASI


Bunda, jangan lupa SHARE terus artikel ini jika dirasa bermanfaat, dan supaya manfaatnya tidak berhenti sampai disini saja. Dan semoga buah hati kesayangan bunda semua selalu diberikan kesehatan, AMIN.

Related Posts:

This entry was posted in Makanan Bayi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.