Ciri-Ciri Bayi Sakit Dan Langkah Antisipasinya

Panas dan demam tinggi adalah sebagian kecil saja dari sekian banyak ciri-ciri bayi sakit yang mungkin bisa dialami oleh seorang anak. Oleh karenanya, sebagai orang tua tentu setidaknya Anda harus membekali diri Anda dengan pengetahuan tentang kesehatan anak.

Alasannya adalah, terkadang orang tua yang sudah mempunyai banyak pengalaman dengan bayi sakit pun sesekali mengalami waktu yang sulit untuk membedakan seorang bayi rewel karena sakit atau bukan. Nah dengan membekali diri kita dengan info-info seputar ciri-ciri bayi sakit setidaknya kita bisa berjaga-jaga kapan saatnya untuk menghubungi dokter dan mencari pertolongan darurat  untuk bayi anda yang sakit.

Kenali ciri-ciri bayi sakit dan cara antisipasinya
Kenali ciri-ciri bayi sakit dan cara antisipasinya
Image credit: Title: Newborn sick baby. Thanks to Tammydz for awesome images. Source: pixabay.com/en/newborn-sick-baby-medical-health-617414/

Tentu siapa saja pasti khawatir ketika sang buah hati kesayangannya tiba-tiba mendadak rewel tanpa sebab. Rasa bingung bercampur gelisah tentu menjadi tidak terbendung. Apalagi jika kita tidak tahu pertolongan seperti apa yang mesti kita lakukan jika menghadapi kondisi panik seperti ini.

Nah oleh karenanya, berikut ini bayi7.com sudah merangkum beberapa informasi mengenai ciri-ciri bayi sakit yang mungkin bisa kita jadikan masukan untuk kita.

Ciri Ciri Bayi Sakit & Kapan Harus Menghubungi Dokter Bayi Anda

Berikut ini beberapa kondisi dan gejala bayi sakit yang umum sering terjadi pada seorang anak.

Perubahan nafsu makan
Jika bayi Anda menolak menyusui secara berturut-turut, atau semakin berkurangnya nafsu makan maka segeralah hubungi dokter anda.

Perubahan suasana hati.
Jika bayi Anda terlihat lesu atau luar biasa sulit untuk membangunkannya, beritahu dokter segera. Jangan lupa beritahukan juga pada dokter jika sang bayi Anda terus-menerus rewel atau menangis meski sedang dihibur.

Pusarnya atau penis Lunak.
Hubungi dokter bila pusar bayi atau daerah penis tiba-tiba menjadi merah atau mulai terdapat cairan atau berdarah.

Demam.
Demam ringan yang umum dan biasanya tidak berbahaya, tetapi awasilah dengan termometer. Jika bayi Anda lebih muda dari usia 3 bulan, hubungi dokter untuk demam apapun.

Jika bayi Anda berusia 3 bulan atau lebih dan memiliki suhu tubuh lebih rendah dari 102 F (38,9 C), dianjurkan istirahat dan diberikan banyak cairan. Hubungi dokter jika bayi Anda terlihat lesu, mudah marah, atau terlihat merasa selalu tidak nyaman.

Jika bayi Anda memiliki suhu tubuh dari 102 F (38,9 C) atau lebih tinggi segera hubungi dokter.

Diare.
Hubungi dokter bila kotoran bayi Anda sangat encer atau berair.

Muntah.
Sesekali muntah adalah normal. Hubungi dokter jika bayi Anda muntah saat disusui atau muntah setelah menyusui.

Dehidrasi.
Ciri-ciri bayi sakit lainnya adalah seputar maslah dehidrasi pada bayi. Hubungi dokter jika popok bayi Anda tidak basah selama enam jam atau lebih lama. Atau jika Anda mendapati tangisan bayi Anda ternyata tidak mengeluarkan air mata, atau bayi anda mulutnya kering tanpa air liur.

Sembelit.
Jika bayi Anda mengalami buang air besar lebih sedikit dari biasanya selama beberapa hari, hubungi dokter.

Pilek.
Hubungi dokter jika bayi mengalami pilek yang mengganggu pernapasan nya, berlangsung lebih lama dari dua minggu, atau disertai dengan batuk yang parah.

Telinganya bermasalah.
Hubungi dokter jika bayi Anda tidak merespon secara normal pada saat memanggilnya atau telinganya mengeluarkan cairan.

Percayalah dengan naluri Anda sebgai orang tua. Jika Anda pikir Anda harus membawanya dokter, maka silakan pergi saja. Anda mungkin dapat menggunakan saluran 24-jam seorang perawat yang ditawarkan melalui, klinik praktek dokter atau perusahaan asuransi kesehatan Anda.

Ketahui Kapan Harus Segera Mencari Pertolongan Darurat

Ada kalanya terkadang kita mengalami keadaan atau kondisi tak terduga dimana kita harus segera mencari pertolongan atau bantuan darurat untuk bayi kita. Oleh karennya, ingatlah beberapa kondisi atau keadaan darurat ini dimana anda harus segera mencari pertolongan.

  • Jika bayi anda mengalami pendarahan yang tidak dapat dihentikan
  • Jika bayi anda keracunan
  • Pada saat bayi anda mengalami kejang
  • kesulitan bernapas
  • cedera kepala
  • Kurangnya energi mendadak atau ketidakmampuan untuk bergerak
  • Tidak tanggap terhadap pangilan
  • Mengalami luka yang Besar atau luka bakar
  • lehernya kaku
  • Darah dalam urin, berdarah pada kotoran bayinya
  • Kulit atau bibir yang terlihat biru, ungu atau abu-abu.

Persiapkanlah diri Anda jika sewaktu-waktu mengalami keadaan darurat tersebut. Setidaknya kantungilah nomor telpon dokter bayi Anda, atau klinik tempat biasa bayi anda diperiksa jika sewaktu-waktu terjad kejadian tak terduga. Nah dengan demikian, setidaknya kita bisa sedikit lebih tenang dalam merawat sang buah hati kesayangan kita.

Akhir kata, mudah-mudahan informasi seputar ciri-ciri bayi sakit dan cara penangannya ini bermanfaat untuk kita semua.


(Visited 177 times, 1 visits today)