Gendongan Untuk Bayi

Jenis Gendongan Bayi dan Tips Memilih Gendongan Bayi Yang Aman

Menggendong bayi mungkin bagi sebagian orang tua terasa melelahkan namun sekarang para orang tua banyak yang menggunakan gendongan bayi yang membuat prakstis saat menggendong bayinya, gendongan bayi termasuk ke dalam perlengkapan bayi yang memberikan kemudahan saat menggendong, keuntungan diantaranya dengan menggunakan gendongan Anda dan bayi anda bisa semakin lama dan semakin dekat, hal itu membuat bayi anda akan merasa aman, tenang dan sangat membantu menenangkan bayi anda yang sedang menangis dan yang tidak kalah pentingnya adalah anda bebas mengajak jalan-jalan dan melakukan pekerjaan sambil menggendong bayi Anda.

Ada tiga tipe gendongan bayi yang penggunaannya dapat disesuaikan dengan umur bayi dan keperluannya, yaitu:

  1. Gendongan selendang (sling). Melingkar di bahu (satu sisi) dan memungkinkan membawa bayi dalam berbagai posisi. Gendongan ini dapat digunakan dari saat bayi baru lahir sampai di atas dua tahun.
  2. Gendongan di depan (front pack). Bayi akan berada di posisi depan dengan menghadap ke depan atau ke belakang (kanguru) dengan gendongan yang melingkar seimbang pada bahu si penggendong. Meskipun dapat dipakai untuk bayi yang baru lahir tapi tidak disarankan digunakan, sampai otot leher bayi cukup kuat menopang kepalanya sendiri. Gendongan jenis ini biasanya dapat digunakan sampai bayi berusia 1 sampai 2 tahun.
  3. Gendongan di belakang (back pack). Gendongan ini akan memposisikan bayi berada di punggung si penggendong dan dapat digunakan sampai bayi berusia tiga sampai empat tahun.

Gendongan Bayi

Gendongan Bayi

Di bawah ini ada beberapa Tips yang perlu diperhatikan sebelum kita memutuskan membeli sebuah Baby Carrier atau gendongan bayi:

AMAN

  • Bahan yang digunakan harus lembut, tidak membuat bayi alergi, tidak membuat kulit bayi teriritasi atau lecet, dan harus bisa meredam benturan/gesekan terhadap kulit.
  • Bentuk harness (tali pengait) harus sesuai dengan tubuh si kecil.
  • Bagian-bagian tubuh bayi yang belum kuat atau rentan, seperti leher, kepala, dan pinggang, mampu ditopang oleh gendongan bayi dengan sempurna
  • Sesuaikan dengan berat tubuh bayi. Setiap gendongan bayi dibuat menurut kapasitas berat badan di usia bayi. Jika tidak sesuai, tentu gendongan bayi tersebut tidak aman buat bayi anda yang mungkin saja bisa secara tiba-tiba talinya putus atau kainnya robek. Jadi jangan lupa baca keterangan dan petunjuk yang tertera pada kemasan, juga buku petunjuk.
  • Pastikan gendongan bayi tersebut minimal memiliki 5 sabuk yang akan mengikatkannya pada tubuh si penggendong.

SEHAT

Hal ini berkaitan erat dengan bahan yang digunakan:

  • Webbing (tali penyangga) yang digunakan tidak membuat si penggendong nyeri.
  • Kain yang digunakan harus mampu menyerap keringat sekaligus panas tubuh bayi.
  • Memiliki sirkulasi yang baik.
  • Memiliki penadah (lap atau saputangan) gumoh atau air liur bayi.
  • Empuk sehingga bayi tak mudah pegal dan betah di dalam gendongan bayi.
  • Bisa dicuci.

SIMPEL

Di pasaran banyak beredar gendongan bayi yang memenuhi dua kriteria di atas akan tetapi tidak memiliki keriteria yang satu ini. Tak heran si penggendong selalu kesulitan saat mengenakan gendongan bayi, memasukkan bayi ke dalam gendongan bayi, dan mengeluarkannya. Karena itulah, gendongan bayi yang hendak kita beli harus benar-benar memenuhi kriteria berikut ini:

  • Mudah dikenakan.
  • Mudah memasukkan dan mengeluarkan bayi ke atau dari gendongan bayi dalam hitungan detik.
  • Mudah mengontrol keadaan bayi.
  • Sangat baik jika gendongan bayi tersebut juga memudahkan bayi menyusu ASI dari ibunya.

KUAT

Pastikan gendongan bayi yang kita beli benar-benar memerhatikan kualitas.

  • gendongan bayi tersebut harus memang benar mampu menopang berat badan bayi sesuai kapasitasnya dengan baik.
  • Perlu diingat, sekuat dan seawet apa pun gendongan bayi, pasti ada masa kedaluwarsanya. Sekalipun dia terlihat masih bagus dan layak pakai, tetapi karena faktor usia, maka gendongan bayi tersebut sudah rapuh. Karena itu perhatikan dan tanya si penjual mengenai hal ini.
  • Jahitannya harus benar. Paling baik dijahit di sisi luar dan dalam.

SESUAIKAN DENGAN USIA BAYI

  • Bayi usia 0-3 bulan tidak disarankan menggunakan gendongan bayi model duduk. Paling baik untuk bayi usia ini adalah gendongan bayi model tiduran. Bayi usia ini belum saatnya untuk didudukkan, terlebih lehernya belum bisa menopang beban kepalanya.
  • Barulah setelah si bayi berusia 3-6 bulan boleh menggunakan gendongan bayi model duduk, tetapi yang penempatannya di depan. Paling baik bayi diposisikan menghadap ke depan agar bayi bisa memandang lingkungan atau tempat dia berada dengan leluasa.
  • Mulai usia 6 bulan ke atas, orang tua boleh menempatkannya dalam gendongan bayi model gendong belakang.

Bunda, jangan lupa SHARE terus artikel ini jika dirasa bermanfaat, dan supaya manfaatnya tidak berhenti sampai disini saja. Dan semoga buah hati kesayangan bunda semua selalu diberikan kesehatan, AMIN.

Related Posts:

  • No Related Posts

This entry was posted in Perlengkapan Bayi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.