Imunisasi Anak Usia 4 – 6 tahun

Jadwal Imunisasi Anak Usia 4 – 6 tahun

Setiap orang tua menginginkan anak-anaknya tumbuh dengan sehat ketika besar nanti, namun harus melakukan pencegahan atau melakukan imunisasi semenjak dini agar anak-anak anda terhindar dari penyakit.

Berikut ini Jadwal Imunisasi Anak Usia 4 – 6 tahun, yaitu:

DPT

Jenis vaksin : Difteri (toksoid); Pertusis (Inactivated Bacterial Vaccine-IBV, Bordetella pertusis tipe I); Tetanus (toksoid)
Cara pemberian : IM atau SC dalam Dosis 0,5 mL/dosis
Jadual imunisasi : Booster: Dosis IV diberikan 1 tahun setelah dosis III danDosis V dan VI berupa DT diberikan pada umur 6 dan 12 tahun.
Kontra indikasi : Defisiensi imun (mutlak)Difteri : tidak adaPertusis : riwayat kelainan neurologis. Tetanus : tidak ada
Efek samping : Reaksi lokal, demamReaksi akinetik, kejang, gejala ensefalopati akibat komponen vaksin pertusis. Jika muncul reaksi ini, imunisasi DPT dilanjutkan hanya denganDT

Polio

Jenis vaksin : vaksin polio oral sabin (LAV)
Dosis : 2 tetes/dosis
Cara pemberian : oral
Jadual imunisasi :  Booster: dosis V diberikan I tahun setelah dosis IV dan dosis VI dan VII diberikan pada umur 6 dan 12 tahun.
Kontra indikasi : Defisiensi imun (mutlak), diare (sementara)
Efek samping : Tidak ada reaksi klinis. Kemungkinan polio paralitik yang dapatdievaluasi dari 1 per 8 juta dosis pada anak yang telah diimunisasi dan 1 per 5 juta dosis pada kontak.

MMR atau campak ulangan usia 6 tahun

MMR

Imunisasi campak pada remaja diberikan berupa vaksin MMR. Pemberian vaksin MMR penting untuk wanita usia subur karena komponen rubella yang ada di dalamnya dapat mencegah rubella congenital apabila wanita tersebut hamil. Vaksin ini diberikan 1 kali.
Jenis vaksin : Triple vaccine Measles, Mumps dan Rubella (LAV), isinya :Measles: campak Mumps: Urabe (trimovax-pasteur), Jeryl Lynn (MMR-MSD)Rubella: RA 27/73
Cara pemberian : SC atau IM Dosis : 0,5 cc/dosis
Jadual imunisasi
Kontra indikasi : sama dengan campak
Efek samping : sama dengan campak + parotitis: demam, ruam, ensefalitis parotitis,meningoensefalitis, tuli neural unilateral (tetapi dilaporkan sembuhsempurna tanpa gejala sisa)

Campak

Jenis vaksin : Schwarz (LAV)
Dosis : 0,5 mL/dosis
Cara pemberian : SC atau IM
Kontra indikasi : Defisiensi imun (mutlak)Alergi terhadap telur (benar-benar terbukti)Mendapat injeksi gammaglobulin dalam 6 minggu terakhir
Efek samping : demam dengan atau tanpa ruam 6-12 hari setelah diimunisasi pada 15-20% anak

Umumnya tidak ada efek samping yang ditimbulkan dari imunisasi ini, namun pada beberapa anak muncul reaksi demam atau diare. Biasanya demam ringan satu minggu setelah imunisasi dan akan hilang setelah 1—2 hari. Kadang ada juga efek kemerahan selama 3 hari, mulai hari ke-7 setelah imunisasi.

Related Posts:

This entry was posted in Kesehatan Bayi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.