Menyambut Kedatangan Bayi Secara Islami

Adab  Menyambut Kelahiran Bayi Secara Islami

Bayi adalah sebuah karunia terindah bagi siapa saja yang ada di muka bumi ini, kehadirannya membawa sejuta kebahagiaan, haru dan penuh kasih sayang. Berbahagialah bagi siapa saja yang sudah memiliki anak, dan bersabarlah bagi mereka yang belum atau masih menunggu kelahiran buah hati anda.
Dalam tradisi umat islam ada beberapa hal yang biasa dilakukan dalam menyambut kelahiran bayi yang baru lahir

1.  Membacakan Adzan dan Iqamah

Dasar yang digunakan untuk pijakan dalam membacakan adzan dan Iqamah pada anak atau bayi yang baru lahir adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud yang artinya :

Aku melihat Nabi Saw membacakan adzan di telinga Hasan bin Ali ketika Fatimah melahirkan ( HR.Abu Dawud)

Pengaruh suara Adzan yang di perdengarkan di telinga bagian kanan dan Iqamah pada telinga kiri sudah tidak perlu diragukan lagi, mengumandangkan Adzan berarti telah menjauhkan si anak dari bisikan syetan yang senantiasa menunggu kelahirannya untuk dijadikan pengikutnya dan kelak diajaknya bersama sama ke neraka. Dengan mengumandangkan Adzan paling tidak sudah membuat gusar Syetan karena Asma-Asma Allah lah yang pertama masuk ketelinganya.

Selain itu Hadits lain yang menerangkan tentang hal ini adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Assuny dari Hassan bin Ali. Rasulullah Saw, bersabda:

“Barang siapa mendapat karunia anak, kemudian dibacakan adzan di telinga kanan dan iqamah di telinga kirinya maka anak tersebut tidak akan terkena gangguan syetan”

2. Mencukur Rambut Bayi

mencukur rambut bayi kelihatannya sebuah hal yang sepele, namun dibalik itu terkandung manfaat yang besar karena terkandung tujuan-tujuan tertentu yaitu:

  • Suatu usaha untuk mendekatkan diri pada keridhaan Allah SWT dengan mengikuti sunnah Rasul-Nya.
  • Memperkuat hubungan dengan masyarakat karena rambut yang dicukur akan ditimbang dan diikuti dengan penimbangan emas atau perak yang nantinya emas dan perak tersebut akan di sedekahkan kepada fakir miskin (sudah jarang ditemukan pada saat sekarang).
  • Sebagai sarana penyehatan sang bayi karena dengan dicukur maka pori-pori rambutnya akan terbuka lebar sehingga rambutnya akan lebih sehat dari sebelumnya.

3. Aqiqoh

Aqiqoh berarti menyembelih domba atau kambing untuk bayi yang baru lahir ke dunia. Rasululah Saw dan para sahabat selalu melakukannya, dan banyaknya adalah dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Memotong domba atau kambing merupakan sebuah perbuatan yang sangat mulia, hal ini sesuai dengan sabda Nabi yang berbunyi:

“Setiap bayi (yang lahir)tergadai oleh (pelaksanaan) aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh, lalu dicukur rambutnya dan diberi nama”

Daging dari domba atau kambing yang dipotong kemudian dibagikan kepada fakir miskin atau tetangga.

4. Pemberian Nama bayi

Pemberian nama anak yang baik merupakan sebuah langkah awal orang tua dalam mendidik anaknya, berikanlah nama bayi yang mengandung makna yang baik pada anak anda sebaik harapan anda kepadanya kelak, karena nama yang mempunyai makna yang baik bisa jadi dapat mengontrol prilaku dia dalam berprilaku ketika anak anda besar nanti.


(Visited 107 times, 1 visits today)