Dosis Oralit Untuk Bayi / Balita | Sumber DEPKES

Berapa banyak dosis oralit untuk bayi / Balita jika mereka menderita diare? Nah untuk Anda yang sedang mencari info tersebut maka berikut ini kita sampaikan informasi terkait yang kita dapatkan dari Buletin yang dikeluarkan oleh Depkes – Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2011, yang isinya membahas kejadian diare yang terjadi di Indonesia.

Oralit untuk anak / balita
Oralit untuk anak / balita

Tapi sebelum masuk kepokok bahasan kita ulas terlebih dahulu sedikit mengenai oralit. Pemberian oralit untuk bayi / balita merupakan suatu pertolongan pertama yang bisa dilakukan pada anak yang mengalami diare. Tujuannya adalah untuk menggantikan cairan yang hilang saat mengalami diare, sekaligus menghindarkan atau mencegah sang anak mengalami dehidrasi.

Namun terkadang orang tua sering terlalu panik dan cemas apabila anaknya terkena diare sehingga lupa untuk melakukan pertolongan pertama pada sang buah hati, seperti pemberian oralit ini contohnya. Para orang tua mestinya bisa lebih tenang dan bersabar dalam menilai kondisi anaknya, pada dasarnya diare merupakan penyakit yang bisa di sembuhkan atau pun bisa sembuh dengan sendirinya (self limiting disease).

Yang dikhawatirkan dari diare adalah terjadinya dehidrasi, dan itulah kenapa pemberian oralit sangat disarankan sebagai pertolongan pertama untuk membantu anak agar tidak mengalami dehidrasi.

Nah berikut ini info dosis pemberian oralit untuk bayi / balita yang bisa menjadi referensi untuk Anda.

Dosis Pemberian Oralit Untuk Bayi atau balita Yang Mengalami Diare Berdasarkan Tingkat Dehidrasi

Bayi dan balita yang sedang mengalami diare akan sangat banyak membutuhkan cairan untuk mengganti cairan tubuh mereka yang hilang melalui tinja dan muntah. Pemberian cairan yang tepat dengan jumlah memadai merupakan modal utama untuk mencegah dehidrasi.

Bersumber dari buletin yang dikeluarkan oleh Depkes dan Kementrian Republik Indonesia, berikut ini adalah terapi atau tindakan pertolongan pertama yang bisa dilakukan oleh orang tua di rumah kepada anak penderita diare dengan memberikan oralit, yaitu:

Derajat dehidrasi dibagi dalam 3 klasifikasi :

A) Diare tanpa dehidrasi

Tanda diare tanpa dehidrasi, bila terdapat 2 tanda di bawah ini atau lebih :

  • Keadaan Umum : baik
  • Mata : Normal
  • Rasa haus : Normal, minum biasa
  • Turgor kulit : kembali cepat

Dosis oralit bagi penderita diare tanpa dehidrasi sbb :

  • Umur < 1 tahun : ¼ – ½ gelas setiap kali anak mencret
  • Umur 1 – 4 tahun : ½ – 1 gelas setiap kali anak mencret
  • Umur diatas 5 Tahun : 1 – 1½ gelas setiap kali anak mencret

B) Diare dehidrasi ringan/sedang

Diare dengan dehidrasi Ringan/Sedang, bila terdapat 2 tanda di bawah ini atau lebih:

  • Keadaan Umum : Gelisah, rewel
  • Mata : Cekung
  • Rasa haus : Haus, ingin minum banyak
  • Turgor kulit : Kembali lambat

Dosis oralit yang diberikan dalam 3 jam pertama 75 ml/ kg bb dan selanjutnya diteruskan dengan pemberian oralit seperti diare tanpa dehidrasi.

Contoh, jika berat anak 9kg berarti: 9 x 75ml = ± 675ml ( 3 gelas kurang)

C) Diare dehidrasi berat

Diare dehidrasi berat, bila terdapat 2 tanda di bawah ini atau lebih:

  • Keadaan Umum : Lesu, lunglai, atau tidak sadar
  • Mata : Cekung
  • Rasa haus : Tidak bisa minum atau malas minum
  • Turgor kulit : Kembali sangat lambat (lebih dari 2 detik)

Penderita diare yang tidak dapat minum harus segera dirujuk ke Puskesmas untuk di infus.

Apa Itu Oralit ?

Apa itu OralitORALIT Oralit merupakan campuran garam elektrolit seperti natrium klorida (NaCl), kalium klorida (KCl), trisodium sitrat hidrat serta glukosa anhidrat. Nah dengan meminum oralit maka cairan yang hilang dari tubuh seseorang karena diare bisa tergantikan sehingga mengurangi reksiko terkena dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Nah semoga informasi yang kita sampaikan ini bermanfaat untuk Anda dan kita semua.  Akhir kata, terima kasih sudah membaca artikel mengenai Oralit Untuk Bayi dan Balita ini. Salam.


(Visited 9,889 times, 52 visits today)