Sembelit Pada Bayi

Apa Itu Konstipasi atau Sembelit Pada Bayi


Sebelum kita membahas Sembelit Pada Bayi atau Konstipasi Pada Bayi, dan membahas penyebab serta seberapa bahayakah kelainan ini bagi penderitanya, maka sebaiknya kita cari tahu dulu apa itu pengertian dari Sembelit atau Konstipasi.

Sembelit atau dalam istilah kedokterannya Konstipasi adalah suatu keadaan, kondisi, atau kelainan dimana kotoran atau tinja (feses) menjadi lebih keras dan sulit untuk dikeluarkan. Dalam pengertian lain juga sembelit sering diartikan keadaan susah buang air besar (BAB), atau keadaaan buang air besar yang jarang dengan tinja yang keras. Penderita biasanya akan mengalami rasa sakit yang hebat, dan jika dibiarkan maka hal ini akan berakibat fatal karena bisa mengakibatkan atau memancing reksiko terkena kanker usus besar.

Setelah kita melihat sedikit pembahasan diatas maka sedikitnya kita sudah tahu apa itu Sembelit atau Konstipasi. Lalu bagaimana dengan Sembelit pada anak atau Konstipasi pada anak? jadi sembelit ata konstiapsi pada anak adalah keadaan dimana kotoran (Fases atau Pup) yang dikeluarkan bayi massanya teraba dan keras tidak seperti biasanya, serta frekuensi BAB bayi yang menurun dan sangat jarang tidak seperti normalnya bayi se’usianya. Apabila Bunda melihat buah hatinya mengalami seperti yang disebutkan diatas maka tidak ada salahnya untuk memeriksakannya ke Dokter, supaya terhindar dari hal yang tidak di inginkan.

Penyebab Sembelit / Konstipasi Pada Bayi/Anak


Perlu diketahui  bayi berumur 0 sampai 6 bulan yang diberi ASI EKSKLUSIF sangat jarang sekali mengalami sembelit. Hal ini disebabkan ASI memiliki bakteri positif atau menguntungkan (Probiotik) yang mampu membantu memecah beberapa jenis protein, karbohidrat, dan lemak dalam susu. Akibatnya, kotoran mereka mejadi lebih lembut, membuat buang air besar lebih mudah. ASI juga mengandung hormon yang disebut motilin yang meningkatkan gerakan usus bayi, membantu mereka untuk mengosongkan isi perutnya.

Berikut adalah beberapa penyebab sembelit / konstipasi pada bayi yang perlu Bunda waspadai :

  • Kurangnya asupan cairan (Dehidrasi), sehingga kotorannya menjadi lebih kering dan keras.
  • Kurangnya mengkonsumsi makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan.
  • Jika anak/bayi sembelit pada saat mengkonsumsi susu formula, maka hentikan dan ganti dengan susu formula yang lain.
  • Pada sebagian anak ditemui keadaan dimana sang anak Trauma atau merasa trauma karena sebelumnya pernah mengalami BAB yang keras dan menyakitkan, sehingga sang anak sering menolak buang air besar dan sering menahan untuk BAB. Kondisi ini jika dibiarkan akan sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan sembelit bertambah parah serta memancing reksiko kelainan pada usus besar.
  • Sang bayi / anak terkena penyakit “hirschsprung“, penyakit hirschsprung adalah suatu bentuk penyumbatan pada usus besar yang terjadi akibat lemahnya pergerakan usus karena sebagian dari usus besar tidak memiliki saraf yang mengendalikan kontraksi ototnya.

Gejala sembelit pada bayi


Kenali gejala sembelit pada bayi, supaya buah hati anda terhindar dari reksiko yang lebih parah. Berikut beberapa gejala yang wajib diwaspadai :

  • Fases yang keras, dan terkadang disertai bercak darah, sehingga bayi akan terlihat rewel karena ketidak nyamanan yang dia rasakan.
  • Penurunan nafsu makan, perut bayi/anak terasa sakit.
  • Untuk bayi yang masih menyusui 0-6 bulan, BAB normal bayi adalah 1 sampai 7x dalam sehari, namun ada juga yang cuma 1 sampai 2x sehari dengan catatan sang bayi berat badannya terus bertambah. Namun jika dalam 2 hari tidak BAB maka segera wajib untuk diperiksakan. Meskipun untuk bayi usia 0 – 6 bulan yang masih mengkonsumsi ASI, sembelit sangat jarang sekali terjadi.
  • Bayi yang terkena sembelit biasanya bayi yang mengkonsumsi susu formula atau bayi berumur diatas 6 bulan, bayi yang masih mengkonsumsi asi sangat jarang mengalami sembelit, karena zat gizi pada asi sangat sesuai dengan pencernaan bayi yang masih belum sempurna.

Semoga sedikit penjelasan mengenai ” Sembelit pada anak atau Konstipasi pada anak ” bisa membantu anda yang sedang mencari informasi tentang masalah ini.


(Visited 80 times, 1 visits today)