Tanda-Tanda dehidrasi Pada Balita

Tanda-Tanda dehidrasi Pada Balita 

Banyak para orang tua yang kurang menyadari bila anak-anaknya sedang mengalami dehidrasi. Umumnya, balita mengalami dehidrasi karena kurang minum atau terlalu sering muntah. Cairan merupakan salah satu unsur terpenting bagi tubuh, di samping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Tanda-Tanda dehidrasi Pada Balita
Tanda-Tanda dehidrasi Pada Balita

Dehidrasi bisa membuat balita lemas dan menyebabkan gangguan kesehatan. Orang tua harus dapat menilai ada tidaknya tanda-tanda dehidrasi tersebut. Bayi dan anak balita telah mengalami dehidrasi bila menunjukkan adanya dua atau lebih tanda-tanda dehidrasi di bawah ini.

Tanda-tanda dehidrasi pada balita :

  • Mulut kering dan bibir pecah-pecah.
  • Saat menangis nyaris tidak mengeluarkan air mata dan mata cekung.
  • Tampak selalu mengantuj, tidak bergairah, lemas, dan rewel atau gelisah.
  • Merasa haus yang tidak seperti biasanya.
  • Buang air kecil tidak teratur atau di luar frekuensi yang biasa dengan volume lebih sedikit dari biasanya dan wanra lebih gelap atau lebih kuning.
  • Kulit tidak sekenyal biasanya (elastisnya berkurang).

Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat menyebaban berbagai gangguan kesehatan. Dehidrasi terjadi karena asupan cairan tidak sebanyak cairan yang dikeluarkan oleh tubuh. Jika Para Ibu menemukan beberapa tanda dehidrasi seperti diatas, segera konsultasikan ke dokter anak supaya tidak menimbulkan penyakit yang lebih parah.


(Visited 39 times, 1 visits today)