Tips Memilih Sepatu Untuk Bayi

Tips Memilih Sepatu Untuk Bayi

Sangat penting bagi para orang tua untuk memilih sepatu bayi untuk belajar berjalan, bayi Anda memiliki kaki yang lembut dan fleksibel, karena kulit bayi yang lembut dapat terluka oleh material yang keras dapat melukai ke dalamnya atau dapat membuat bayi merasa tidak nyaman saat berjalan di sekitar.

Sembarang memilih sepatu untuk bayi ternyata bisa mempengaruhi perkembangan kakinya. Sepatu yang kekecilan bisa menghambat perkembangan tulang, otot, dan jaringan ikat di kaki. Jika terlalu sering memakai sepatu yang ukurannya terlalu kecil, bisa jadi membuat tulang kaki bayi jadi nggak normal karena masih muda dan lunak.

Berikut adalah beberapa tips memilih sepatu bayi :

  • Jika anak Anda sedang belajar jalan, sebaiknya hindari memakaikan sepatu secara sering. Pasalnya, kaki anak akan lebih berkembang lebih sehat jika anak belajar berjalan tanpa alas kaki. Pilih lokasi seperti lantai yang tidak terlalu licin atau taman berumput.
  • Sepatu anak harus memiliki tali, velcro (perekat) atau sistem pengancing lainnya. Anak-anak cenderung sangat aktif dan senang berlarian sehingga sepatu tanpa tali akan mudah lepas dan menyulitkan pemakaian.
  • Carilah sepatu yang terbuat dari bahan berpori, seperti seperti kanvas atau kulit. Selain lebih tahan lama, bahan tersebut membantu kaki anak tetap dingin dan kering, mencegah kulit kaki melepuh, tidak nyaman, dan bau.
  • Jangan “mewariskan” sepatu anak ke adiknya. Sepatu yang sudah dipakai lama akan terbentuk seperti pola kaki pemakainya. Selain itu, menggunakan sepatu bekas dapat menyebarkan kuman seperti jamur dan kutu air.
  • Jangan membeli sepatu bertumit tinggi untuk anak. Selain menyulitkan anak untuk berjalan, sepatu model itu sangat buruk bagi pertumbuhan kaki yang benar. Pilihlah sepatu dengan sol yang datar dan rata.
  • Sol sepatu anak harus kokoh dan cukup tebal untuk melindungi kaki dari rasa sakit dan cedera.
  • Pilihlan sol yang berpola atau bertekstur, karena akan memberikan cengkeraman di tanah dan mencegah anak terpeleset.

(Visited 47 times, 1 visits today)